Daftar isi konten
Anda seorang pemula dan ingin mengetahui bagaimana cara membeli saham bagi pemula?
Anda berada di tempat yang tepat. Dalam berinvestasi, seseorang yang baru terjun dalam urusan investasi harus banyak memperdalam ilmunya.
Karena, anda akan menemui banyak hal baru yang hanya bisa anda dapat di urusan investasi.
Baca juga: Hukum Saham Dalam Islam
Investasi sendiri sudah banyak digeluti banyak orang, bahkan ada juga yang menetapkan pekerjaan tetap sebagai seorang investor.
Biasanya, orang-orang yang menanamkan modal dalam saham hanya melakukannya di waktu yang senggang.
Maksudnya, ia tetap memiliki pekerjaan lain, dan menginvestasikan uang yang memang tidak digunakan.
Lalu, zaman sekarang pun sudah gampang dengan cara beli saham online.
Membeli saham, sudah sangat dipermudah dengan perkembangan zaman.
Teknologi yang sudah semakin maju, menjanjikan anda untuk hanya berdiam diri di rumah dan berselancar menggunakan satu alat bernama handphone.
Sudah banyak aplikasi yang menjadi tempat jual beli saham secara online.
Anda tidak perlu lagi mengunjungi broker, lebih efisien, hemat waktu, hemat tenaga, dan juga hemat finansial.
Transaksi akan lebih cepat dilakukan, dan anda tetap bisa menyelesaikan urusan pekerjaan anda.
Bagaimana cara investasi saham secara online?
Langkah pertama dalam melakukan investasi saham baik secara online maupun offline adalah dengan memilih broker saham.
Broker sendiri adalah jasa yang menjadi perantara antara investor dan pasar modal.
Pasar modal sendiri merupakan kegiatan perdagangan saham yang ditawarkan oleh pihak perusahaan pada calon investor yang sedang mencari saham.
Jika anda ingin berinvestasi secara online, maka carilah broker yang memiliki aplikasi penjualan saham bagus dan dapat diandalkan.
Langkah kedua ketika anda sudah memilih broker saham yang anda percaya, maka anda harus membuka rekening saham.
Rekening saham ini difungsikan agar anda bisa melakukan transaksi jual beli saham. Wajib hukumnya, karena jika tidak maka anda tidak bisa melakukan transaksi.
Bagaimana cara membuka rekening saham?
Jadi, kebaikan dari memilih broker terpercaya adalah anda akan mendapatkan fasilitas pembukaan rekening saham dengan hanya mengisi formulir secara online, lalu nantinya akan dikirim setelah ditanda tangani.
Langkah wajib dan penting setelahnya adalah membuka rekening dana nasabah atau biasa disebut RDN.
Apa bedanya dengan rekening saham?
Rekening saham itu hanya bisa digunakan untuk melakukan transaksi jual beli saham, sedangkan RDN difungsikan sebagai rekening penyimpan dana transaksi jual beli saham.
Maksudnya, ketika anda menyetorkan modal, misalnya untuk membeli saham, maka uang itu akan masuk ke RDN.
Dan uang hasil penjualan saham anda pun bisa anda lihat di RDN ini. Keduanya sama-sama dibutuhkan, jika RDN tidak dibuka, maka anda tidak akan bisa melakukan transaksi meskipun sudah membuat rekening saham.
Seperti yang sudah dijelaskan di atas, anda harus menyetor modal jika ingin melakukan transaksi. Masuknya ke mana? Ke rekening dana nasabah (RDN).
Untuk transaksi pertama kali, anda biasanya harus melakukan deposit terlebih dahulu.
Jumlah dana yang harus anda setorkan untuk modal pun harus sesuai dengan transaksi yang akan anda lakukan.
Tahap selanjutnya adalah tahap yang anda tunggu-tunggu, yaitu melakukan pembelian saham.
Dalam cara membeli saham online, ada langkah-langkah yang harus anda lakukan dan tidak boleh sembarangan.
Ingat, dalam berinvestasi anda harus memperbanyak pengetahuan agar tidak merasa dirugikan atau ada kesalah pahaman.
Jika anda suatu waktu ingin menjual saham anda karena butuh uang atau mencari aman dari kerugian, anda bisa menjualnya di aplikasi broker pilihan anda dengan cara:
Jika anda berniat untuk merubah transaksi saham anda, misalnya dengan harga terlalu rendah anda lama mengantri dan belum berhasil mendapatkan saham, ingin mengubah harga agar lebih cepat, maka anda bisa melakukan ‘Amend’. Biasanya dalam aplikasi saham online ada fasilitas untuk merubah harga.
Dalam melakukan jual beli, pasti akan ada proses transaksi atau pembayaran. Dalam bursa saham, jika anda melakukan transaksi, maka settlement transaksi harus dibayarkan pada T+2.
Jadi, misalkan anda melakukan transaksi pembelian saham pada hari Senin, maka anda harus menyelesaikannya pada hari Rabu, dua hari setelah anda melakukan transaksi.
Hal yang perlu diingat jika anda tidak melakukan settlement pada waktu yang sudah ditentukan, maka anda akan mendapatkan denda sebesar 45% per tahunnya.
Biaya transaksi saham ini dilakukan ketika anda melakukan transaksi jual maupun beli saham, dan dibayarkan pada broker yang menjadi perantara transaksi jual beli anda.
Biasanya dalam aplikasi saham sudah dituliskan ketentuan besaran komisi yang akan didapatkan oleh pihak broker, dan juga biaya lain yang harus anda keluarkan.
Analisa fundamental dibutuhkan ketika anda akan membeli sebuah saham dari suatu perusahaan.
Anda bisa melihat dengan analisa fundamental ini apakah perusahaan yang akan anda beli sahamnya akan berjalan mulus ke depannya?
Dalam arti apakah anda akan mendapatkan untung atau rugi.
Analisa fundamental membutuhkan pemahaman laporan keuangan, lalu anda juga harus mengetahui bidang yang anda pilih agar bisa mengira-ngira bagaimana ke depannya.
Biasanya anda harus mengumpulkan data-data tertentu mengenai perusahaan tersebut agar bisa melakukan analisa.
Namun, sekarang sudah banyak aplikasi saham yang menyediakan data laporan keuangan suatu perusahaan dan data lainnya agar anda tinggal menganalisis.
Stock screener ini berguna memudahkan anda untuk memilih saham. Anda bisa menyaring saham seperti apa yang menjadi target anda.
Di broker akan ada fasilitas untuk menggunakan fitur stock screener secara gratis, jadi anda tidak harus mengecek saham satu per satu yang sesuai dengan target anda.
Langkah terakhir dan yang menjadi kunci dalam berinvestasi adalah melakukan diversifikasi.
Diversifikasi adalah anda melakukan investasi di berbagai saham. Hal ini ditujukan agar anda tidak mudah mengalami kerugian.
Karena jika anda menginvestasikan uang anda hanya pada satu saham perusahaan, jika perusahaan itu anjlok maka anda akan mendapatkan kerugian yang besar.
Sedangkan jika anda melakukan diversifikasi, maka ada kemungkinan anda tidak mendapatkan kerugian yang besar karena tidak tentu semua saham anda anjlok.
Jika anda ingin membeli saham dengan resiko kerugian rendah, anda bisa membeli saham BCA yang banyak dilirik banyak orang.
Cara membeli saham BCA sendiri sebenarnya sama dengan saham-saham lainnya. Anda hanya perlu mengikuti cara-cara di bawah ini:
Seperti yang sudah dikatakan, bahwa semakin berkembangnya zaman, anda akan bisa melakukan investasi hanya dengan melalui gadget anda.
Anda bisa melakukan investasi dengan mendownload aplikasi jual beli saham yang ada di handphone. Pilih aplikasi yang terpercaya dan aman.
Situs yang aman akan masuk dalam daftar aplikasi yang dilindungi OJK atau Otoritas Jasa Keuangan.
Jadi jika ada penyalahgunaan atau pelanggaran aturan, anda bisa tenang karena anda bisa melaporkannya pada OJK.
Aplikasi di atas bisa anda temukan di gadget dan laptop anda. Semuanya sudah terdaftar resmi di OJK, dan itu berarti anda akan lebih aman karena dilindungi berdasarkan Undang-Undang.
Keuntungan dalam investasi saham, anda akan mendapatkan keuntungan tanpa harus membuat suatu usaha.
Namun, anda akan menjadi bagian dalam menjadi pemilik suatu perusahaan dari saham yang anda beli.
Sebaiknya, anda harus mempelajari banyak hal mengenai investasi saham. Karena ada cara-cara yang harus anda perhatikan agar tidak salah langkah, dan juga ada istilah-istilah baru yang harus anda ketahui.
Pastikan anda jangan sampai menggunakan uang yang memang harus anda gunakan. Bisa jadi perputaran uang anda akan menghasilkan keuntungan yang lama.
Gunakanlah uang yang memang tidak anda gunakan dalam waktu dekat.
Demikian pembahasan mengenai cara membeli saham bagi pemula. Semoga bermanfaat.
This website uses cookies.